Minggu, 20 Mei 2012


CUPLIK BERITA KEMARIN
» Ormas Bisa Dibubarkan
Politik Hukum (Sab/25/02/12)
» Hindari Calo Mafia
Politik Hukum (Sab/25/02/12)
» Pimpinan Komisi III
Politik Hukum (Kam/23/02/12)
» Timwas: Pendapat Ahli
Kasus & Kriminal (Kam/23/02/12)
» Panja Tak Jelas
Politik Hukum (Kam/23/02/12)
» PKS: Kinerja Panja
Politik Hukum (Kam/23/02/12)
» PPATK Jangan Sesatkan
Politik Hukum (Rab/22/02/12)
» Salah Tembak, Bukti
Politik Hukum (Sel/21/02/12)
» Polri Diminta Usut
Kasus & Kriminal (Sel/21/02/12)
» DPR Ingatkan Ketua
Politik Hukum (Rab/08/02/12)
» Proses Hukum Indikasi
Kasus & Kriminal (Rab/08/02/12)
» KPK Harus Ajak
Kasus & Kriminal (Sen/06/02/12)
» Kapan KPK Akan
Kasus & Kriminal (Sab/04/02/12)
» Wibawa Polri Makin
Kasus & Kriminal (Rab/01/02/12)
» Konflik KPK, Saatnya
Politik Hukum (Rab/01/02/12)
SURVEY CUPLIKCOM NEWS
Poll

Antasari menjadi tersangka atas kasus pembunuhan Nasrudin,

Menurut anda, mungkinkah Antasari sebagai dalangnya?
   
Sangat Mungkin
Mungkin
Tidak Mungkin
Tidak Tahu
.:: Lihat Hasil ::.
 CuplikCom » Hukum » Kasus & Kriminal » Detail News
» Terbaca 147 kali
Polri Diminta Usut Anggota Polisi Salah Tembak
Kasus & Kriminal :: Selasa, 21 Februari 2012 09:19

Posted By Dewo - CuplikCom
Share |
Ilustrasi (Foto:gresnews.me)
Cuplik.Com - Jakarta - Peristiwa salah tangkap dan salah tembak oleh pihak kepolisian bukan hal baru, meski pelaku sudah dijatuhkan sanksi pelanggaran kode etik kepolisian, namun Polri diminta harus mengusut tuntas tindak pidana yang menyebabkan korban hingga cacat seumur hidup.

Demikian yang diungkapkan Kepala Divisi Advokasi dan HAM Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Sinung Karto, setelah pihaknya melakukan advokasi terhadap korban untuk melakukan audensi ke Mabes Polri di Jakarta, Senin (20/2).

"Berdasarkan dokumen dan informasi yang kami dapatkan dari keluarga korban dan tim advokasi, memang terjadi salah tangkap dan salah tembak, ini jelas melanggar aturan. Kasus ini sering terjadi, masyarakat takut untuk melaporkan, kerap kali kepolisian menggunakan kekerasan," ujarnya.

Dia memaparkan kasus salah tangkap dan salah tembak yang menimpa Rahmatullah, warga Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, dinilai sebagai upaya rekayasa berkas dakwaan yang dilakukan polisi dan jaksa pada kasus perampokan dan perkosaan di rumah Tacik Ferawati dan pembantunya, Atmani pada 9 Juli 2010 lalu.

Menurut pemaparan Sinung, meski Polres Jember sudah menjatuhkan hukuman terhadap dua anggota polisi, yakni Aiptu IR dan Bripda HN dengan hukuman berupa kurungan selama 21 hari dan penundaan kenaikan pangkat, hal itu menurut Sinung tidak menyelesaikan masalah, sebab korban sudah cacat seumur hidup.

"Itu hanya sanksi melanggar kode etik, tapi Rahmat sudah cacat seumur hidup, ini jelas ada tindak pidana. dan kita menuntut untuk segera dituntaskan," tegasnya.

Cacat yang didera Rahmatullah itu, lanjutnya, berawal dari kaki kanannya yang tertembak, selain itu dirinya tidak sama sekali mendapat bantuan medis waktu itu. Bahkan selama 20 hari peluru itu masih menancap di kakinya, baru setelah berada di sel, peluru tersebut berhasil dikeluarkan, itu pun hanya dengan menggunakan sendok yang diruncingkan oleh teman-temannya dengan menggosok-gosokkan di ubin.

Menanggapi itu, Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Saud Usman Nasution berjanji akan menelusuri kasus tersebut, apakah benar ada penyalahgunaan wewenang dan tindak pidana.

"Iya kita sudah terima laporan itu, nanti kita teruskan ke Irwasum (Inspektur Pengawasan Umum) selaku pengawas internal. Kita klarifikasi dan kita cek apakah benar peristiwa itu," ujarnya saat dihubungi.

Saat ditanya apa tindakan Polri terhadap pelaku salah tangkap itu, Saud belum bisa memastikan karena masih menunggu hasil pasti.

"Kita enggak mau mengandai-andai, itu kan kata korban, nanti kita akan hubungi pihak Polda, Polres dan pihak terkait di sana," kata Saud.

[am/wo].
Share |
 Berita Terkait
Ming/25/03/12 » Polisi Halangi Wartawan Meliput Razia di Pantura
Sab/24/03/12 » Polisi Cirebon Tilang Paksa Tanpa Surat Tugas
Sel/21/02/12 » Salah Tembak, Bukti Polisi Tidak Profesional
Sel/21/02/12 » Polri Diminta Usut Anggota Polisi Salah Tembak
Rab/01/02/12 » Wibawa Polri Makin Ambruk, Dalam Sebulan 11 Polisi
Komentar

 Berita Lainnya
» Tips Unik, Memutihkan Gigi Tanpa
Gaya Hidup (Ming, 20 Mei 2012 01:02)
» Kembali Terjadi 4 Mobil
Peristiwa (Ming, 20 Mei 2012 00:02)
» Tips Unik, Saat Puncak Gairah
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 02:14)
» Gairah Seks Wanita Bisa Padam
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 01:45)
» Rumah Petani China Ditelan Oleh
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 01:33)
» Benarkah Iran Siap Serang
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 00:57)
» Unik, Upacara Wisuda Diselingi Aksi
Humaniora (Kam, 17 Mei 2012 10:31)
» Libur Panjang, Polisi Hentikan Perbaikan
Peristiwa (Kam, 17 Mei 2012 09:55)
» Sabda Sultan Hamengkubuwono X Isyarat
Politik (Kam, 17 Mei 2012 00:04)
» Microsoft Menambah Aplikasi Hiburan
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 18:05)
» Google+ Masih Tertinggal Jauh
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 15:16)
» Jurus Pamungkas Apple Taklukkan Android
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 10:52)
» Sebenarnya Pria Ingin Lihat
Gaya Hidup (Rab, 16 Mei 2012 00:02)
» Gagalkan Aksi Ngeseks Lantaran
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 22:38)
» Mencegah Rasa Trauma Saat
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 11:09)
950x100 bawah