Selasa, 25 Juli 2017


Cuplik Berita Kemarin
» Susi Dapat Penghargaan
Ekonomi Makro (Sab/13/05/17)
» Soal Kisruh Cantrang,
Ekonomi Makro (Rab/10/05/17)
» OS: Banyak Lahan
Ekonomi Makro (Ming/07/05/17)
» Komunitas Mari
Ekonomi Makro (Ming/07/05/17)
» Ono Surono: Ekonomi
Ekonomi Makro (Ming/07/05/17)
» TNI Diminta Kawal
Ekonomi Makro (Ming/07/05/17)
» Akhirnya Cantrang atau
Ekonomi Makro (Kam/04/05/17)
» Soal Status, Para
Ekonomi Makro (Sen/01/05/17)
» Sebut Dibawa ke
Ekonomi Makro (Sab/29/04/17)
» Tudingan Susi Soal
Ekonomi Makro (Sab/29/04/17)
» Nelayan Minta Pemerintah
Ekonomi Makro (Sen/17/04/17)
» RUU Persaingan Usaha
Ekonomi Makro (Sel/21/03/17)
» Minta Kejelasan Status,
Ekonomi Makro (Jum/17/03/17)
» F-PDIP Komisi IV
Ekonomi Makro (Kam/16/03/17)
» Puluhan Ribu Hektar
Ekonomi Makro (Sel/14/03/17)
SURVEY CUPLIKCOM NEWS
Poll

Menurut kalangan pengamat ekonomi, krisis global tidak begitu berpengaruh bagi Indonesia,

Menurut anda, Bagaimanakah kondisi ekonomi Indonesia saat ini?
   
Tambah Maju
Biasa Saja
Terpuruk
Tidak Tahu
.:: Lihat Hasil ::.
 CuplikCom » Ekonomi » Ekonomi Makro » Detail News
» Terbaca 190 kali
Freeport Optimis
Ekonomi Makro :: Jum'at, 16 Juni 2017 09:20

Posted By Rego Adem - CuplikCom
Share |
Ilustrasi (Foto:cuplik.com )
Cuplik.Com -
Jakarta - CEO Freeport McMoRan Inc, Richard C Adkerson, sempat mengancam menggugat pemerintah Indonesia ke arbitrase internasional, karena merasa ada pelanggaran terhadap Kontrak Karya (KK). Gugatan akan diajukan jika tak ada penyelesaian memuaskan dalam waktu 120 hari sejak 18 Februari 2017.

Deadline 120 hari akan jatuh pada 17 Juni 2017 alias 5 hari lagi. Tetapi kini Freeport melunak, rencana mengajukan gugatan ke arbitrase dipendam. Perusahaan tambang raksasa yang berpusat di Arizona, Amerika Serikat (AS), itu berkomitmen menyelesaikan masalah di meja perundingan.Seperti yang dirilis detikcom.

Executive Vice President Director PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas, optimistis perundingan akan segera menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak dalam waktu dekat. 

Menurutnya, baik Freeport maupun pemerintah sudah sama-sama beranjak dari posisi pada Februari 2017 lalu, tidak lagi jauh berseberangan. Kedua pihak sudah membuka pintu kompromi, tak lagi keukeuh pada tuntutan awal, ada semangat untuk saling mengakomodasi.

"Saya yakin bisa tercapai kesepakatan dalam waktu tidak lama. Atmosfir dan pemahaman masing-masing tidak jauh," kata Tony, dalam diskusi di Menteng, Jakarta, Kamis (15/6/2017). 

Gugatan ke arbitrase hanya akan dilancarkan Freeport apabila tak ada kemajuan menggembirakan dalam perundingan dengan pemerintah. Tapi sejauh ini perundingan berjalan baik, sehingga Freeport tak akan membawa masalah ke arbitrase. 

"Para pihak tidak akan duduk bersama kalau tidak ada kesepahaman. Kelihatannya berjalan ke arah sana," ujar Tony.

Kick off meeting perundingan antara Freeport Indonesia dan pemerintah telah dimulai pada 4 Mei 2017 lalu. Freeport dan pemerintah sepakat berunding selama 8 bulan sejak 10 Februari 2017 sampai 10 Oktober 2017.

Dalam waktu 8 bulan yang telah disepakati, pemerintah dan Freeport akan terus bernegosiasi mencari solusi permanen.

Ada 4 isu yang dibahas dalam perundingan ini, yaitu stabilitas investasi jangka panjang yang diinginkan Freeport, perpanjangan kontrak hingga 2041, kewajiban divestasi, dan pembangunan smelter.

Sekjen Kementerian ESDM, Teguh Pamudji, yang juga ketua tim perundingan pemerintah mengungkapkan bahwa sudah ada titik terang terkait smelter. Freeport sudah sepakat mau membangun smelter dalam waktu 5 tahun.

Lalu terkait isu perpanjangan kontrak dan stabilisasi investasi jangka panjang, Freeport sudah menyampaikan usulan resmi pada pemerintah. Usulan ini akan dipelajari dulu oleh pemerintah. Pemerintah sudah mewacanakan dapat memberi perpanjangan hingga 2031.

Jika dalam waktu 8 bulan tak tercapai titik temu, Freeport boleh menanggalkan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dan kembali ke Kontrak Karya (KK). Tetapi sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017, pemegang KK dilarang ekspor konsentrat.
[Rego/rego].
Share |
 Berita Terkait
Jum/16/06/17 » Freeport Optimis
Sab/11/03/17 » Rini: BUMN Siap Ambil Alih Saham Freeport, Kalau
Rab/08/03/17 » Mantan Menteri ESDM Dikumpulkan Untuk Membahas Freeport
Rab/08/03/17 » Legalitas Tanah Freeport Dipertanyakan
Jum/24/02/17 » Pemerintah Masih Cari Jalan Tengah Soal Freeport
Komentar

  Mata Uang Asing Terhadap Rupiah
 Berita Lainnya
» Street art-KOTI Peringati Hari Anak,
Peristiwa (Sel, 25 Jul 2017 08:55)
» Malam Ini, Ayu Wandira Wakil
Humaniora (Sen, 24 Jul 2017 14:30)
» Ridwan Kamil Temui Warga di
Politik (Sen, 24 Jul 2017 12:42)
» Berdayakan Umat, SMK NU
Humaniora (Sen, 24 Jul 2017 11:59)
» Hadapi Jabar 2018, H Tauhid:
Politik (Ming, 23 Jul 2017 14:28)
» Lsm Gestamor Kecewa, PT. Besmindo
Peristiwa (Sab, 22 Jul 2017 15:01)
» Ayu Barbie, Warga Patrol Bakal
Humaniora (Jum, 21 Jul 2017 19:40)
» Diduga Serangan Jantung, Tukang Becak
Peristiwa (Jum, 21 Jul 2017 16:12)
» Hakim Bongkar Catatan Bagi Duit
Hukum (Kam, 20 Jul 2017 11:48)
» Nanti Malam!! Ayu Dermayu Tampil
Humaniora (Kam, 20 Jul 2017 09:52)
» KPK Diminta Turun Awasi Pembangunan
Peristiwa (Sen, 17 Jul 2017 16:10)
» Wakili Indramayu, Ayu Dermayu Siap
Humaniora (Sen, 17 Jul 2017 10:22)
» Pekerjaan Betonisasi Tulungagung-Ciranggong Diduga
Peristiwa (Sab, 15 Jul 2017 15:16)
» Ketua Umum Golkar Diperiksa KPK
Hukum (Sab, 15 Jul 2017 10:37)
 
950x100 bawah