Minggu, 20 Mei 2012


Cuplik Berita Kemarin
» 100 Karyawan Rekind
Ekonomi Makro (Sel/06/12/11)
» Nilai Tukar Rupiah
Ekonomi Makro (Sen/28/11/11)
» Pembentukan BUMN
Ekonomi Makro (Ming/13/11/11)
» Perubahan Iklim
Ekonomi Makro (Kam/03/11/11)
» Fitra: SBY Kerjanya
Ekonomi Makro (Ming/30/10/11)
» APBN 2012 Disahkan,
Financial (Jum/28/10/11)
» Impor Tak Terkendali,
Ekonomi Makro (Rab/19/10/11)
» Ancaman Resesi Ekonomi
Ekonomi Makro (Ming/16/10/11)
» Dua Tahun Depan
Financial (Sab/08/10/11)
» PLTU Indramayu Akan
Ekonomi Makro (Sel/04/10/11)
» Pembatalan Impor
Ekonomi Makro (Sen/03/10/11)
» Pertamina Naikkan
Ekonomi Makro (Sab/01/10/11)
» Pertanian Indonesia
Ekonomi Makro (Sab/24/09/11)
» Temuan PPATK Tak
Financial (Rab/21/09/11)
» DPR: Permenhut Soal
Ekonomi Makro (Rab/21/09/11)
SURVEY CUPLIKCOM NEWS
Poll

Menurut kalangan pengamat ekonomi, krisis global tidak begitu berpengaruh bagi Indonesia,

Menurut anda, Bagaimanakah kondisi ekonomi Indonesia saat ini?
   
Tambah Maju
Biasa Saja
Terpuruk
Tidak Tahu
.:: Lihat Hasil ::.
 CuplikCom » Ekonomi » Usaha » Detail News
» Terbaca 217 kali
Tangkapan Nelayan Indramayu Amankan Stock Pasar Lokal
Usaha :: Sabtu, 10 Desember 2011 15:58

Posted By Dewo - CuplikCom
Share |
Nelayan Indramayu setelah menangkap ikan (Foto:indramayu-post.blogspot.com)
Cuplik.Com - Indramayu - Nelayan di sejumlah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) pantura Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tangkapannya cukup banyak akhir-akhir ini, sehingga pasokan ikan laut untuk pasar lokal aman terkendali.

"Pendaratan ikan di Tempat Pelelangan Ikan Glayem Kabupaten Indramayu cukup melimpah, berbagai jenis ikan tangkapan nelayan mampu memasok kebutuhan ikan, terutama pasar lokal," ujar Dedi Ariyanto Kepala Tempat Pelengan Ikan Glayem di Indramayu, Sabtu.

Ia menjelaskan, kondisi cuaca di perairan laut utara Jawa cukup membantu nelayan mendaratkan ikan, angin bertiup seperti biasa tidak membahayakan perahu ukuran kecil, sedangkan hasil tangkapan memuaskan terutama ikan dengan kualitas baik juga permintaan pasar tinggi.

Ia menyebutkan, Tempat Pelelangan Ikan Glayem masih ukuran nelayan kecil yang mendaratkan ikan setiap hari meski ada di antara mereka berangkat hingga dua hari baru menurunkan hasil tangkapannya, namun produksi ikan masih bisa diandalkan di pantura Kabupaten Indramayu.

Dikatakanya, dalam satu hari nelayan di Tempat Pelelangan Ikan Glayem mampu menghasilkan kurang dari tiga ton cumui-cumi, puluhan ton ikan layur dan kakap serta bahan untuk ikan kering seperti teri, ikan tiga wajan, ikan lapan melimpah.

Menurut dia, hasil tangkapan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan Glayem diminati konsumen karena mereka percaya ikan segar tanpa bahan pengawet kimia, karena nelayan berangkan setiap hari untuk mendaratkan ikan hasil tangkapan mereka.

Sementara itu, Budiman salah seorang nelayan di TPI Glayem mengaku, hasil pendaratan ikan di TPI Glayem cukup melimpah karena kondisi cuaca mendukung meski ada angin namun tidak berbahaya bagi mereka nelayan kecil dengan perahu sederhana.

"Hasil tangkapan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan Glayem didominasi cumi-cumi, pirik, bawal putih, layur kualitas ekpsor, kakap putih, teri, ikan bahan kerupuk, untuk pendaratan saat ini melimpah namun harga ikan tetap stabil," katanya.

Memasuki bulan Oktober kondisi cuaca di perairan laut utara Jawa kurang bersahabat, kata dia, gelombang tinggi disertai angin kencang sehingga membahayakan nelayan tradisional, kini cuaca mendukung hasil tangkapan mereka bantu meningkatkan produksi ikan.

Ia menjelaskan, hasil tangkapan nelayan yang mendaratkan ikan di TPI Glayem Kabupaten Indramayu hingga kini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, meski cuaca buruk tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk melaut padahal alat tangkap dan perahu yang digunakan masih sederhana.

"Sebagian hasil tangkapan ikan nelayan itu juga tetap untuk memenuhi pasar ekspor," katanya menegaskan.[ant/wo].
Share |
 Berita Terkait
Sab/10/12/11 » Tangkapan Nelayan Indramayu Amankan Stock Pasar Lokal
Ming/18/04/10 » Indonesia Menjadi Penghasil Ikan Terbesar Target 2015
Sel/07/04/09 » 90 Persen Nelayan Indonesia Hidup Miskin
Komentar

  Mata Uang Asing Terhadap Rupiah

KURS JUAL BELI
USD 9500.00 9200.00
SGD 7506.50 7240.50
HKD 1223.75 1183.25
CHF 10088.25 9738.25

.::Sumber : Bank BCA::.
 Berita Lainnya
» Tips Unik, Memutihkan Gigi Tanpa
Gaya Hidup (Ming, 20 Mei 2012 01:02)
» Kembali Terjadi 4 Mobil
Peristiwa (Ming, 20 Mei 2012 00:02)
» Tips Unik, Saat Puncak Gairah
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 02:14)
» Gairah Seks Wanita Bisa Padam
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 01:45)
» Rumah Petani China Ditelan Oleh
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 01:33)
» Benarkah Iran Siap Serang
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 00:57)
» Unik, Upacara Wisuda Diselingi Aksi
Humaniora (Kam, 17 Mei 2012 10:31)
» Libur Panjang, Polisi Hentikan Perbaikan
Peristiwa (Kam, 17 Mei 2012 09:55)
» Sabda Sultan Hamengkubuwono X Isyarat
Politik (Kam, 17 Mei 2012 00:04)
» Microsoft Menambah Aplikasi Hiburan
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 18:05)
» Google+ Masih Tertinggal Jauh
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 15:16)
» Jurus Pamungkas Apple Taklukkan Android
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 10:52)
» Sebenarnya Pria Ingin Lihat
Gaya Hidup (Rab, 16 Mei 2012 00:02)
» Gagalkan Aksi Ngeseks Lantaran
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 22:38)
» Mencegah Rasa Trauma Saat
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 11:09)
 
950x100 bawah