Minggu, 20 Mei 2012


Cuplik Berita Kemarin
» 100 Karyawan Rekind
Ekonomi Makro (Sel/06/12/11)
» Nilai Tukar Rupiah
Ekonomi Makro (Sen/28/11/11)
» Pembentukan BUMN
Ekonomi Makro (Ming/13/11/11)
» Perubahan Iklim
Ekonomi Makro (Kam/03/11/11)
» Fitra: SBY Kerjanya
Ekonomi Makro (Ming/30/10/11)
» APBN 2012 Disahkan,
Financial (Jum/28/10/11)
» Impor Tak Terkendali,
Ekonomi Makro (Rab/19/10/11)
» Ancaman Resesi Ekonomi
Ekonomi Makro (Ming/16/10/11)
» Dua Tahun Depan
Financial (Sab/08/10/11)
» PLTU Indramayu Akan
Ekonomi Makro (Sel/04/10/11)
» Pembatalan Impor
Ekonomi Makro (Sen/03/10/11)
» Pertamina Naikkan
Ekonomi Makro (Sab/01/10/11)
» Pertanian Indonesia
Ekonomi Makro (Sab/24/09/11)
» Temuan PPATK Tak
Financial (Rab/21/09/11)
» DPR: Permenhut Soal
Ekonomi Makro (Rab/21/09/11)
SURVEY CUPLIKCOM NEWS
Poll

Menurut kalangan pengamat ekonomi, krisis global tidak begitu berpengaruh bagi Indonesia,

Menurut anda, Bagaimanakah kondisi ekonomi Indonesia saat ini?
   
Tambah Maju
Biasa Saja
Terpuruk
Tidak Tahu
.:: Lihat Hasil ::.
 CuplikCom » Ekonomi » Financial » Detail News
» Terbaca 172 kali
Temuan PPATK Tak Pernah Diusut Serius
Financial :: Rabu, 21 September 2011 22:42

Posted By Dewo - CuplikCom
Share |
Logo PPATK (Foto:cuplik.com/am)
Cuplik.Com - Jakarta - Meskipun banyak temuan dari Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) terkait transaksi yang mencurigakan, namun tak pernah diusut dan diproses serta hilang begitu saja.

Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane mencontohkan pada temuan PPATK terkait adanya 21 transaksi yang mencurigakan dari yang diduga dilakukan oleh anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

"Selama ini data-data transaksi yang mencurigakan yang diserahkan PPATK tidak pernah diusut dengan serius, sehingga data-data itu hilang bagai laskar tak berguna," katanya, Rabu (21/9/11).

Selain itu, menurutnya permintaan Pimpinan DPR terhadap PPATK sarat akan muatan politis, karena semestinya DPR tidak berhak mendapatkan data itu, yang berhak adalah penegak hukum, seperti ke KPK dan Polri untuk diusut, lalu kata Pane pengusutannya harus dikontrol oleh DPR melalui Komisi III.

"yang berhak cuma polisi, kejaksaan dan KPK untuk penyidikan, tapi DPR berhak mengawasi proses penyidikan yang dilakukan polisi, Jaksa dan KPK," jelasnya.

Namun Sebelumnya, Pimpinan DPR meminta data itu dengan tujuan untuk mengetahui adanya pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota Banggar terkait adanya transaski yang mencurigakan, melalui Badan Kehormatan (BK) DPR RI.[am/wo].
Share |
 Berita Terkait
Rab/21/09/11 » Temuan PPATK Tak Pernah Diusut Serius
Komentar

  Mata Uang Asing Terhadap Rupiah

KURS JUAL BELI
USD 9500.00 9200.00
SGD 7506.50 7240.50
HKD 1223.75 1183.25
CHF 10088.25 9738.25

.::Sumber : Bank BCA::.
 Berita Lainnya
» Tips Unik, Memutihkan Gigi Tanpa
Gaya Hidup (Ming, 20 Mei 2012 01:02)
» Kembali Terjadi 4 Mobil
Peristiwa (Ming, 20 Mei 2012 00:02)
» Tips Unik, Saat Puncak Gairah
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 02:14)
» Gairah Seks Wanita Bisa Padam
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 01:45)
» Rumah Petani China Ditelan Oleh
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 01:33)
» Benarkah Iran Siap Serang
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 00:57)
» Unik, Upacara Wisuda Diselingi Aksi
Humaniora (Kam, 17 Mei 2012 10:31)
» Libur Panjang, Polisi Hentikan Perbaikan
Peristiwa (Kam, 17 Mei 2012 09:55)
» Sabda Sultan Hamengkubuwono X Isyarat
Politik (Kam, 17 Mei 2012 00:04)
» Microsoft Menambah Aplikasi Hiburan
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 18:05)
» Google+ Masih Tertinggal Jauh
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 15:16)
» Jurus Pamungkas Apple Taklukkan Android
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 10:52)
» Sebenarnya Pria Ingin Lihat
Gaya Hidup (Rab, 16 Mei 2012 00:02)
» Gagalkan Aksi Ngeseks Lantaran
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 22:38)
» Mencegah Rasa Trauma Saat
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 11:09)
 
950x100 bawah