Minggu, 20 Mei 2012


Cuplik Berita Kemarin
» 100 Karyawan Rekind
Ekonomi Makro (Sel/06/12/11)
» Nilai Tukar Rupiah
Ekonomi Makro (Sen/28/11/11)
» Pembentukan BUMN
Ekonomi Makro (Ming/13/11/11)
» Perubahan Iklim
Ekonomi Makro (Kam/03/11/11)
» Fitra: SBY Kerjanya
Ekonomi Makro (Ming/30/10/11)
» APBN 2012 Disahkan,
Financial (Jum/28/10/11)
» Impor Tak Terkendali,
Ekonomi Makro (Rab/19/10/11)
» Ancaman Resesi Ekonomi
Ekonomi Makro (Ming/16/10/11)
» Dua Tahun Depan
Financial (Sab/08/10/11)
» PLTU Indramayu Akan
Ekonomi Makro (Sel/04/10/11)
» Pembatalan Impor
Ekonomi Makro (Sen/03/10/11)
» Pertamina Naikkan
Ekonomi Makro (Sab/01/10/11)
» Pertanian Indonesia
Ekonomi Makro (Sab/24/09/11)
» Temuan PPATK Tak
Financial (Rab/21/09/11)
» DPR: Permenhut Soal
Ekonomi Makro (Rab/21/09/11)
SURVEY CUPLIKCOM NEWS
Poll

Menurut kalangan pengamat ekonomi, krisis global tidak begitu berpengaruh bagi Indonesia,

Menurut anda, Bagaimanakah kondisi ekonomi Indonesia saat ini?
   
Tambah Maju
Biasa Saja
Terpuruk
Tidak Tahu
.:: Lihat Hasil ::.
 CuplikCom » Ekonomi » Financial » Detail News
» Terbaca 171 kali
Harga Anjlok, Petani Terpaksa Membagikan Tomat Gratis
Financial :: Minggu, 20 Maret 2011 13:25

Posted By Ahmad Dimyati - CuplikCom
Share |
(Foto:topnews.in)
Cuplik.Com - Palu - Petani tomat di Desa Bora, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), dalam beberapa hari terakhir terpaksa membagikan hasil panen kepada warga secara gratis karena harganya terus anjlok hingga Rp800/kg.

Tin, petani tomat yang ditemui di Sigi, Minggu (20/3), menuturkan, tomat yang seharga Rp800/kg itu adalah harga yang dibeli pedagang langsung dari petani. Harga di pasar, para pedagang itu menjual tomat hingga Rp2.000/kg.

Itu membuat petani rugi. Harga tomat terus anjlok karena hasil panen yang melimpah sejak sepekan terakhir.

Panen kebutuhan dapur yang melimpah itu tidak diimbangi dengan permintaan pasar sehingga harganya terus turun. Biasanya, tomat di pasar dijual seharga Rp14.000/kg. Pedagang membeli dari petani dengan harga Rp5.000/kg.

"Daripada harga terus turun sementara tomat melimpah, lebih baik kami bagikan saja kepada warga," kata Tin.

Pengakuan serupa juga dikatakan petani tomat lainnya, Ahsan. Dia terpaksa membagikan tomat kepada warga masyarakat karena kalau disimpan akan busuk. "Saya juga akan mengganti tanaman tomat dengan cabai merah yang harganya sekarang masih tinggi," tuturnya. [Ant/dim].
Share |
 Berita Terkait
Ming/20/03/11 » Harga Anjlok, Petani Terpaksa Membagikan Tomat Gratis
Sel/08/02/11 » Akibat Cuaca Harga Jengkol Melonjak
Sab/26/12/09 » Dua Pekan Terakhir Harga Beras Di Indramayu Merangkak
Kam/26/11/09 » Jelang Idul Adha Harga Domba Naik 10 Persen
Sab/10/10/09 » Harga Elpiji Tabung Naik Hari Ini
Komentar

  Mata Uang Asing Terhadap Rupiah

KURS JUAL BELI
USD 9500.00 9200.00
SGD 7506.50 7240.50
HKD 1223.75 1183.25
CHF 10088.25 9738.25

.::Sumber : Bank BCA::.
 Berita Lainnya
» Tips Unik, Memutihkan Gigi Tanpa
Gaya Hidup (Ming, 20 Mei 2012 01:02)
» Kembali Terjadi 4 Mobil
Peristiwa (Ming, 20 Mei 2012 00:02)
» Tips Unik, Saat Puncak Gairah
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 02:14)
» Gairah Seks Wanita Bisa Padam
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 01:45)
» Rumah Petani China Ditelan Oleh
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 01:33)
» Benarkah Iran Siap Serang
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 00:57)
» Unik, Upacara Wisuda Diselingi Aksi
Humaniora (Kam, 17 Mei 2012 10:31)
» Libur Panjang, Polisi Hentikan Perbaikan
Peristiwa (Kam, 17 Mei 2012 09:55)
» Sabda Sultan Hamengkubuwono X Isyarat
Politik (Kam, 17 Mei 2012 00:04)
» Microsoft Menambah Aplikasi Hiburan
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 18:05)
» Google+ Masih Tertinggal Jauh
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 15:16)
» Jurus Pamungkas Apple Taklukkan Android
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 10:52)
» Sebenarnya Pria Ingin Lihat
Gaya Hidup (Rab, 16 Mei 2012 00:02)
» Gagalkan Aksi Ngeseks Lantaran
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 22:38)
» Mencegah Rasa Trauma Saat
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 11:09)
 
950x100 bawah